
Harga minyak mentah WTI naik tipis sebesar 0,1% menjadi $68,1 per barel pada hari Selasa (12/11), setelah turun 5% selama dua sesi. Investor bereaksi terhadap pemangkasan keempat berturut-turut OPEC terhadap perkiraan permintaan minyak global tahun 2024 dan kekhawatiran ekonomi Tiongkok.
Data Tiongkok bulan Oktober menunjukkan pertumbuhan harga konsumen berada dalam kecepatan paling lambat dalam empat bulan dan deflasi harga produsen yang lebih dalam, meningkatkan risiko deflasi dan mengecewakan investor karena kurangnya stimulus yang signifikan. Analis mengatakan rencana utang Tiongkok sebesar 10 triliun yuan ($1,4 triliun) tidak memenuhi ekspektasi pertumbuhan. Sementara itu, kebijakan AS mungkin beralih ke peningkatan produksi serpih domestik, karena Gubernur North Dakota yang pro-minyak Doug Burgum dipertimbangkan sebagai Menteri Energi di bawah Trump.
Dolar AS tetap kuat, mendekati level tertinggi empat bulan, karena kebijakan Trump yang diantisipasi dapat membuat suku bunga tetap tinggi lebih lama. Analis mencatat bahwa di pasar yang datar, kekhawatiran pasokan dan permintaan meningkat, yang telah memengaruhi sentimen minyak. (Arl)
Sumber : Trading Economics
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...